Pizaro Gozali İdrus
06 Maret 2019•Update: 06 Maret 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Jumlah kasus campak di wilayah Pangasinan, Filipina telah meningkat hampir 400 persen sejak Januari jika dibandingkan tahun lalu, lansir Philstar pada Rabu.
Kepala Kementerian Kesehatan Pangasinan Teresda de Guzman menyampaikan terjadi 4 kasus kematian dari 547 kasus campak di wilayah itu.
Padahal pada Januari 2018, hanya ada 123 kasus campak dengan satu kematian.
De Guzman berkata kota-kota Dagupan, San Carlos, Alaminos, Lingayen, Bugallon, Calasiao, Malasiqui, Binmaley, Sta. Barbara dan Aguilar mencatat jumlah kasus terbanyak.
De Guzman mengatakan wabah campak yang terjadi di daerah-daerah sekitar Pangasinan berkontribusi besar atas meningkatnya kasus campak.
Selain itu, dia mengatakan rendahnya partisipasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi anti-campak juga berkontribusi atas tingginya kasus campak.
Kementerian Kesehatan Pangasinan mengatakan 28.000 anak-anak yang tak mengikuti vaksinasi anti campak tahun lalu kini ditargetkan untuk imunisasi.