Ergün Haktanıyan
06 Agustus 2021•Update: 06 Agustus 2021
Merve Berker, Gozde Bayar, Ergun Haktaniyan
ANKARA
Turki mengatakan pada Kamis bahwa pemerintah bertekad untuk mengendalikan semua kebakaran hutan pada Jumat, setelah seminggu lebih bertarung melawan api.
"Kami berhasil mencegah kobaran api meluas lebih jauh meskipun angin kencang hari ini. Kami bertujuan untuk membawa mereka sepenuhnya di bawah kendali besok," kata Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu.
Pernyataan itu disampaikan Cavusoglu di provinsi pesisir Antalya yang dilanda kebakaran sebelum pertemuan di pusat koordinasi Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) di Distrik Manavgat.
Mengenai kebakaran hutan di Manavgat, salah satu daerah yang terdampak paling parah, Cavusoglu mengatakan respons kebakaran melalui udara dan darat menghentikan api agar tidak menyebar lebih jauh.
Lebih dari 6.500 orang dan lebih dari 1.800 kendaraan terlibat dalam operasi untuk mengatasi kebakaran hutan.
"Setidaknya 770 orang terkena dampak kebakaran, dengan enam di antaranya saat ini menerima perawatan di rumah sakit," ujar dia
Sebanyak 1.352 bangunan juga rusak berat atau hancur total.
Sejauh ini, TRY17 juta (hampir USD2 juta) telah didistribusikan untuk 1.055 keluarga yang terkena dampak kebakaran.
"Kami akan segera memberikan bantuan keuangan bagi warga di daerah yang telah rusak," ungkap Cavusoglu.
Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat menawarkan untuk mengirim dua helikopter untuk membantu Turki memerangi kebakaran besar dan kedua negara sekarang sedang mengerjakan perinciannya.
- Menghapus jejak bencana
Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki Adil Karaismaloglu juga berbicara dari pusat koordinasi AFAD di Manavgat.
Karaismaloglu mengatakan pemerintah telah melakukan upaya luar biasa untuk memerangi kebakaran sejak meletus sembilan hari lalu.
”Kami akan berupaya keras untuk menghilangkan jejak bencana ini,” tegas dia.
Karaismaloglu mencatat bahwa mereka mengunjungi lingkungan yang terkena dampak kebakaran satu per satu dan menentukan kebutuhan warga di lapangan.
“Kami terus bekerja efektif dan berkoordinasi dengan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan cepat,” tambah dia.
Menteri pertanian dan kehutanan mengatakan pada Kamis bahwa Turki telah berhasil mengatasi total 180 kebakaran hutan dalam sembilan hari terakhir.
Kebakaran hutan meletus di 38 dari 81 provinsi di negara itu, sementara upaya sedang dilakukan untuk memadamkan 13 titik api yang tersisa di enam provinsi, yakni Adana, Antalya, Aydin, Denizli, Isparta dan Mugla.
Menurut dataresmi, setidaknya delapan orang telah kehilangan nyawa mereka sejak kebakaran dimulai pada 28 Juli.