Muhammad Abdullah Azzam
02 Februari 2021•Update: 02 Februari 2021
Yesim Sert Karaaslan
ANKARA
Sebanyak 20 tentara Libya kembali ke negara mereka pada Minggu setelah menjalani program pelatihan di Turki sejak 11 Januari.
"Sebanyak 20 personel Angkatan Darat Libya yang datang ke Turki mendapatkan Pelatihan Sistem Senjata Pertahanan Udara, sesuai kesepakatan militer kedua negara," kata Kementerian Pertahanan Turki di Twitter pada Senin.
Kemhan Turki mengatakan para pasukan Libya menjalani sesi pelatihan di provinsi Konya,Turki.
Sebuah video terkait pelatihan itu juga diunggah di media sosial.
Pada 27 November 2019, Ankara dan Tripoli menandatangani dua nota kesepahaman, tentang kerja sama militer dan batas maritim kedua negara di Mediterania Timur.
Libya dilanda perang saudara sejak penggulingan Muammar Gaddafi pada 2011.
Berbasis di ibu kota Tripoli dan saat ini dipimpin oleh Perdana Menteri Fayez al-Sarraj, Pemerintah Kesepakatan Nasional didirikan pada 2015 di bawah perjanjian yang dipimpin PBB.
Tetapi upaya penyelesaian politik jangka panjang, yang saat ini sedang berlangsung, telah gagal karena serangan militer yang diluncurkan oleh pasukan yang setia kepada jenderal Khalifa Haftar.