Muhammad Abdullah Azzam
16 Desember 2019•Update: 17 Desember 2019
Betül Yürük
NEW YORK
Amerika Serikat (AS) akan mengurangi jumlah pasukannya di Afghanistan setelah kembali dimulainya perundingan damai antara AS dan Taliban, lapor stasiun televisi CNN berdasarkan penuturan seorang pejabat AS.
Menurut laporan CNN, Presiden AS Donald Trump berencana menarik 4.000 tentara, hampir sekitar sepertiga dari 13.000 tentara AS yang ada di Afghanistan.
Rencana tersebut juga sempat diungkapkan oleh Trump sebelumnya, setelah AS memulai kembali proses negosiasi dengan Taliban.
Sebanyak 2.300 tentara AS tewas di Afghanistan
CNN melaporkan AS telah menghabiskan USD133 miliar untuk berperang di Afghanistan sejak tahun 2001.
Sementara itu, lebih dari 58 ribu tentara Afghanistan dan 38 ribu warga sipil dan hampir 42 ribu militan tewas di negara tersebut.
Trump sempat membatalkan proses perundingan damai antara AS dan Taliban yang dilakukan sejak Desember 2018 menyusul serangan bom Taliban terhadap pasukan AS pada 5 September lalu.
Dalam kunjungan mendadak ke pangkalan AS di Afghanistan pada akhir November lalu, Presiden Trump mengumumkan niatnya untuk kembali mencapai kesepakatan dan melakukan negosiasi dengan Taliban.