Muhammad Nazarudin Latief
01 September 2018•Update: 02 September 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada berakhir pada Jumat tanpa kesepakatan, namun kedua negara berkomitmen melanjutkannya minggu depan.
Berbicara pada konferensi pers di Kedutaan Besar Kanada di Washington, D.C., Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland mengakui masih ada cara untuk mencapai konsensus.
"Kami terus bekerja sangat keras dan kami membuat kemajuan, tetapi kami belum mencapai kesepakatan. Ini adalah kesepakatan yang sangat rumit, dan kami akan terus mengerjakannya," katanya.
Dia berkomentar setelah negosiasi intens antara kedua belah pihak yang tenggat waktunya ditentukan oleh Presiden Trump dan tekanan untuk segera membuat kesepakatan setelah AS dan Meksiko mencapai kesepakatan awal pada Senin.
"Untuk Kanada, fokusnya adalah untuk mendapatkan kesepakatan yang baik, dan setelah kami memiliki kesepakatan yang bagus untuk Kanada, kami akan selesai," kata Freeland dalam menanggapi pertanyaan pada tenggat waktu.
Sebelumnya pada Jumat, surat kabar Toronto Star mempublikasikan apa yang diklaim sebagai pernyataan tidak resmi Presiden Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News, yang mengatakan dia tidak membuat konsesi ke Kanada.
Menanggapi pertanyaan tentang komentar tersebut, Freeland mengatakan "Kanada hanya akan menandatangani kesepakatan yang bagus untuk Kanada".
"Kami yakin bahwa kesepakatan menang-menang-menang adalah mungkin, dan kami akan selalu membela kepentingan nasional dan nilai-nilai Kanada."
Mengenai tarif baja dan aluminium yang diberlakukan oleh AS di Kanada, Freeland mengatakan mereka bukan bagian dari pembicaraan saat ini dan sepenuhnya di luar wilayah perjanjian perdagangan.
"Kami sangat menentang tarif ini. Mereka tidak bisa dibenarkan dan mereka ilegal. Gagasan bahwa entah bagaimana baja atau aluminium Kanada bisa menimbulkan ancaman keamanan nasional ke Amerika Serikat, sejujurnya, tidak masuk akal."
Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer mengeluarkan pernyataan Jumat yang mengatakan bahwa timnya akan bertemu dengan Freeland Rabu untuk melanjutkan negosiasi.