Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 September 2018•Update: 18 September 2018
BERLIN
Jerman akan mengurangi jumlah pasukan yang ditempatkan di Irak utara, Menteri Pertahanan Ursula von der Leyen mengatakan pada Senin.
Berbicara kepada wartawan selama kunjungan ke kota Erbil, Irak Utara, Ursula von der Leyen mengatakan Jerman sedang mempertimbangkan untuk mengurangi pasukan dari sekitar 150 menjadi 100.
Setelah kemenangan militer melawan Daesh, pasukan Jerman sekarang akan fokus pada upaya stabilisasi, layanan kesehatan militer dan pelatihan pasukan lokal Peshmerga, kata von der Leyen.
Jerman telah menjadi mitra aktif koalisi internasional dalam melawan Daesh sejak 2015, dan telah mengerahkan hampir 150 tentara di kota Erbil, untuk melatih pasukan lokal di sana.
Selama periode yang sama, Jerman telah mengirimkan lebih dari 30 paket senjata (dengan berat lebih dari 2000 ton) kepada pasukan lokal yang memerangi kelompok teroris Daesh.