Ayhan Şimşek
29 Maret 2018•Update: 30 Maret 2018
Ayhan Şimşek
BERLIN
Lebih dari 100 pejuang asing yang bergabung dengan kelompok teroris PYD/PKK dan berpartisipasi dalam sejumlah serangan di Suriah baru-baru ini telah kembali ke Jerman.
Daily Express menyebutkan, sejak konflik meletus di Suriah, sekitar 300 pejuang asing dari Jerman bergabung dengan PKK dan kelompok afiliasi lainnya.
Sebanyak 125 di antaranya, yang menerima pelatihan militer dan ambil bagian dalam baku tembak, telah kembali ke rumah-rumah mereka di Jerman.
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Jerman Johannes Dimroth pada Rabu mengatakan bahwa badan keamanan negara telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah aktivitas ilegal PKK.
"Kami memantau kepulangan pejuang asing dengan saksama. Tentu saja kami menyikapi hal ini dengan sungguh-sungguh," kata dia dalam sebuah konferensi pers di Berlin.
Menurut Dimroth, sebanyak 980 pejuang asing, termasuk militan Daesh, bertolak dari Jerman ke daerah-daerah konflik di Suriah dan Irak.
Meskipun aktivitas PKK telah dilarang di Jerman sejak 1993, namun PKK berhasil mendirikan beberapa organisasi rahasia dan menggunakannya untuk propaganda, rekrutmen, dan penggalangan dana.
Berdasarkan laporan tahunan terbaru dari badan intelijen domestik Jerman, kelompok teroris itu saat ini memiliki hampir 14.000 anggota.
PKK yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, melancarkan kampanye teror terhadap Turki selama lebih dari 30 tahun yang telah menewaskan 40.000 orang.