Muhammad Nazarudin Latief
01 September 2018•Update: 02 September 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Jerman akan meningkatkan secara signifikan pendanaannya untuk program PBB bagi para pengungsi Palestina, kata jurubicara Kementerian Luar Negeri negara itu, Jumat.
Berbicara pada konferensi pers di Berlin, Maria Adebahr mengatakan Jerman akan meningkatkan dukungannya bagi Badan PBB urusan pengungsi Palestina (UNWRA), setelah pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk membatalkan dana bantuan tersebut.
"Saya dapat mengkonfirmasi Anda bahwa Menteri Luar Negeri Heiko Maas telah menulis surat kepada rekan-rekannya di Eropa tentang masalah ini," kata Adebahr, menambahkan bahwa Jerman mengharapkan mitra Uni Eropa untuk meningkatkan kontribusi mereka kepada UNWRA.
"Seperti Jerman, tahun ini, kami telah memberikan €81 juta ($ 94 juta) bantuan dana untuk UNWRA, dan saat ini kami sedang bekerja untuk mengalokasikan sejumlah bantuan tambahan yang lebih besar," katanya.
Adebahr mengingatkan bahwa penarikan AS dari UNWRA membuat lembaga tersebut defisit $217 juta tahun ini. Kekurangan itu tidak mungkin hanya dipenuhi oleh Jerman saja.
"Menteri Maas akan menghargai jika rekan-rekannya di Eropa juga akan mencari cara untuk mendukung UNWRA, dan untuk mengecek apakah mungkin untuk meningkatkan bantuan keuangan mereka," katanya.
Adebahr juga mencatat bahwa Maas akan melakukan pembicaraan dengan rekan-rekannya tentang masalah ini menjelang pertemuan Majelis Umum PBB bulan depan.