Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 November 2018•Update: 18 November 2018
Abdullah Asiran
HAGUE
Menteri Pertahanan Belanda Ank Bijleveld pada Kamis mengatakan bahwa dia menentang pembentukan tentara Eropa.
Bijleveld mengatakan visi Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk membentuk tentara Eropa itu terlalu jauh.
Dia mencatat bahwa Belanda akan tetap bertanggung jawab atas pengerahan pasukannya.
Bijleveld juga menekankan bahwa pemerintah Belanda tidak sendirian, karena ada negara lain yang menentang pembentukan tentara Uni Eropa.
Ketika diperlukan, tentara Belanda bisa bekerja bersama NATO dan Uni Eropa, tetapi kami tidak bergantung pada mereka, tambahnya.
Kanselir Jerman Angela Merkel pada Selasa menyerukan pembentukan tentara Uni Eropa, menekankan bahwa orang Eropa tidak bisa lagi hanya mengandalkan Amerika Serikat (AS) untuk menjaga keamanan mereka.
"Kita orang Eropa sekarang harus benar-benar percaya pada diri kita sendiri jika kita ingin mempertahankan Uni Eropa," kata Merkel kepada Parlemen Eropa.
Sementara Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan sebelumnya bahwa pembentukan tentara Eropa akan mengurangi ketergantungan pada AS.
"Kita tidak akan bisa melindungi Eropa kecuali jika kita memutuskan untuk membentuk tentara Eropa yang nyata," ujar Macron.