Idris Okuduci
12 November 2021•Update: 16 November 2021
BEIRUT
Kepala Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengatakan pada Kamis berencana untuk memberikan bantuan sebesar USD60 juta hingga USD65 juta kepada 800.000 warga Lebanon.
Presiden Lebanon Michel Aoun menerima Direktur Eksekutif WFP David Beasley dan delegasinya di Istana Kepresidenan Baabda di ibu kota Beirut, menurut kantor berita resmi Lebanon NNA.
Beasley mengatakan WFP bertekad terus memberikan bantuan ke Lebanon dan mencatat meningkatkan bantuan kepada 800.000 warga Lebanon dalam dua bulan.
Dia melanjutkan telah melakukan kontak berlanjut dengan negara-negara donor untuk meningkatkan kontribusi keuangan mereka.
Sementara itu, Presiden Aoun mengatakan tingkat kemiskinan di negaranya mencapai 74 persen dari total populasi dan dapat mencapai 82 persen jika langkah-langkah strategis tidak dilakukan.
Menyebutkan pentingnya WFP, dia menggarisbawahi bahwa dia berharap akan berhasil dalam pekerjaannya untuk mencapai tujuan membantu 1,6 juta orang Lebanon pada bulan Mei.
Sejak akhir 2019, Lebanon telah bergulat dengan beberapa tantangan domestic, termasuk devaluasi mata uang di mana pound Lebanon kehilangan hampir semua nilainya terhadap dolar AS bersama dengan kekurangan bahan bakar dan obat-obatan.
Angka menunjukkan bahwa lebih dari enam juta orang Lebanon tinggal di Lebanon sementara 16 juta tinggal di diaspora.