Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Maret 2019•Update: 13 Maret 2019
Lokman Ilhan
CARACAS
Pemerintah menyatakan Senin sebagai hari libur nasional di Venezuela, sementara pemadaman listrik memasuki hari keempat.
Berbicara kepada saluran TV resmi VTV, Wakil Presiden Venezuela Jorge Rodriguez mengatakan semua lembaga pendidikan serta kantor pemerintahan dan swasta akan tetap tutup pada Senin.
Negara Amerika Latin itu diselimuti kegelapan sejak Kamis malam, di mana pemadaman listrik melanda 21 dari 23 negara bagian.
Presiden Nicolas Maduro dan pemerintahannya menyebut pemadaman tersebut sebagai sebuah sabotase di tengah krisis politik yang berkepanjangan di negara itu.
Pemimpin oposisi yang didukung Amerika Serikat, Juan Guaido, pada Minggu berpidato pada sebuah konferensi pers di Caracas, menegaskan kembali seruannya kepada militer untuk berhenti mendukung Maduro.
Anggota parlemen oposisi Jose Manuel Olivares melalui akun media sosialnya mengatakan 18 orang kehilangan nyawa di rumah sakit setelah pemadaman.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Carlos Alvarado, yang berbicara kepada VTV, membantah klaim tersebut.
Media lokal El Pitazo melaporkan bahwa pemadaman itu disebabkan oleh kegagalan pembangkit listrik tenaga air Simon Bolivar, yang juga dikenal sebagai Bendungan Guri di negara bagian Bolivar.
Dam Guri adalah salah satu stasiun hidroelektrik terbesar di dunia dan catu daya utama ke jaringan listrik Venezuela.
Venezuela telah diguncang oleh protes sejak 10 Januari, ketika Nicolas Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua setelah pemungutan suara yang diboikot oleh oposisi.
Ketegangan meningkat ketika Guaido, yang mengepalai Majelis Nasional Venezuela, menyatakan dirinya sebagai presiden pada 23 Januari, suatu langkah yang didukung oleh AS dan banyak negara Eropa dan Amerika Latin.