Rhany Chairunissa Rufinaldo
01 Januari 2019•Update: 01 Januari 2019
Mohammed al-Sama'i
SANAA
Pemberontak Houthi pada Selasa membantah tuduhan telah mencuri bantuan kemanusiaan di Yaman yang dilayangkan oleh Program Pangan Dunia (WFP).
Dalam sebuah pernyataan, Mohamed Ali al-Houthi, kepala Komite Revolusi Tertinggi Houthi, mengatakan kelompoknya terkejut oleh tuduhan WFP tersebut.
"Kami dikejutkan oleh pernyataan Direktur Eksekutif WFP, yang mencakup ancaman untuk berhenti memasok makanan bagi sejumlah besar orang yang membutuhkan di Yaman," bunyi pernyataan yang dikutip oleh situs web Al-Masirah.
Dia mengatakan WFP tidak melakukan konfirmasi dengan kelompoknya mengenai dugaan pencurian bantuan itu dan menambahkan bahwa mengumbar tuduhan ini ke media adalah penyimpangan besar dari tugas program tersebut.
Pada Senin, WFP mengatakan telah mengumpulkan bukti yang menunjukkan bahwa pasukan bersenjata Houthi mengalihkan pengiriman makanan yang dikirim untuk meringankan krisis kemanusiaan di Yaman ke daerah-daerah yang berada di bawah kendali mereka.
"Perilaku ini sama saja dengan mencuri makanan dari mulut orang-orang lapar," kata Direktur Eksekutif WFP David Beasley dalam sebuah pernyataan.
Menurut pernyataan tersebut, WFP saat ini sedang berupaya untuk memperluas operasi bantuan pangan ke hampir 12 juta orang yang kelaparan di Yaman.