Rhany Chairunissa Rufinaldo
26 April 2019•Update: 29 April 2019
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melantik parlemen yang baru terpilih pada Jumat, setelah pemilihan yang bermasalah tahun lalu di negara yang dilanda perang tersebut.
Dalam sambutannya, Ghani menekankan bahwa parlemen harus secara kuat melakukan tugas tiga tingkatnya untuk memantau kegiatan pemerintah, membuat undang-undang dan perwakilan masyarakat.
Dia mengatakan parlemen adalah elemen kunci pemerintahan di Republik Islam Afghanistan.
Hasil final dari pemilihan Wolesi Jirga (majelis rendah) di semua provinsi yang diadakan pada Oktober belum diumumkan di tengah banyaknya tuduhan kecurangan, penyimpangan dan gangguan teknis.
Misi PBB di Afghanistan mengatakan dalam sebuah laporan tahun lalu bahwa Taliban melancarkan kampanye kekerasan dan intimidasi yang disengaja untuk mengganggu pemilihan parlemen, termasuk serangan terhadap warga sipil, yang menewaskan 435 orang.
Sementara itu, serangan juga menewaskan sepuluh kandidat di seluruh negeri.