Elena Teslova
01 April 2022•Update: 01 April 2022
MOSKOW
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis membahas masalah seputar Karabakh dengan para pemimpin Azerbaijan dan Armenia, kata Kremlin.
Kremlin melalui sebuah pernyataan mengatakan Putin membahas situasi terbaru di Nagorno-Karabakh dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan.
Mereka menekankan penyelesaian tugas-tugas praktis untuk memastikan keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut.
“Pentingnya implementasi yang konsisten dari semua ketentuan Pernyataan trilateral 9 November 2020, 11 Januari dan 26 November 2021 telah dikonfirmasi,” kata Kremlin.
Hubungan antara kedua negara bekas Soviet itu tegang sejak tahun 1991, ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, sebuah wilayah yang diakui secara internasional milik Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.
Bentrokan baru meletus pada September 2021, dan konflik 44 hari membuat Azerbaijan membebaskan beberapa kota dan lebih dari 300 pemukiman dan desa yang diduduki oleh Armenia selama hampir 30 tahun.
Perjanjian tripartit ditengahi oleh Rusia untuk mengakhiri perang pada November 2020.