Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 Januari 2019•Update: 19 Januari 2019
Rhany Chairunissa Rufinaldo
JAKARTA
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menerima Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Jari Sunkari di Kantor Wapres, Jakarta, pada Jumat sore (18/1).
Kunjungan itu merupakan yang pertama bagi Sunkari sejak ditempatkan di Indonesia pada September 2018 lalu.
Menurut rilis resmi Sekretariat Wakil Presiden, Kalla mengawali pertemuan dengan mengucapkan selamat datang dan menyatakan harapannya untuk hubungan Indonesia-Finlandia yang lebih baik.
"Indonesia-Finlandia memiliki hubungan yang sangat spesial, terutama tentang perdamaian Aceh," ungkapnya.
Wapres juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Finlandia atas kesediaannya menjadi fasilitator perdamaian anatara Pemerintah Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 2016 lalu.
Dia juga menekankan agar kerja sama kedua negara terus ditingkatkan, terutama dalam hubungan people to people, pendidikan, teknologi, perubahan iklim, kehhutanan, ekonomi, perdagangan, pariwisata dan kesehatan.
Kalla mengungkapkan harapannya agar masyarakat Indonesia bisa belajar lebih banyak dari sistem pendidikan Finlandia yang merupakan salah satu yang terbaik di dunia.
Sementara itu, Dubes Sunkari yang didampingi oleh wakilnya, Tapani Kivela, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.
"Kami berharap dapat belajar dari Indonesia tentang perdamaian," ujarnya.
Menanggapi hal itu, Kalla, yang didampingi Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar dan Tim Ahli Sofyan Wanandi, mengatakan bahwa dalam misi perdamaian diperlukan bantuan dan kerja sama dari negara lain.
"Untuk itu, menjaga kepercayaan sangatlah penting," tambahnya.
Di akhir pertemuan, Sunkari menyatakan harapannya agar kerja sama di bidang pariwisata juga dapat terus ditingkatkan.
"Bali masih menjadi destinasi utama dan semoga ada tempat wisata lain yang bisa kami kunjungi," pungkas dia.