Muhammad Abdullah Azzam
03 Januari 2019•Update: 03 Januari 2019
Qays Abu Samra, Zeynep Tüfekçi
NABLUS
Tentara Israel melukai dua warga Palestina di daerah pendudukan Nablus, Tepi Barat, pada Kamis.
Menurut informasi yang diterima dari Rumah Sakit Pemerintah Rafidia di kota Nablus, reporter televisi resmi Palestina Bekir Abdulhak dan petugas kesehatan Yasin Imran terluka setelah tertembak peluru plastik dalam insiden kericuhan di kota Nablus, sementara puluhan warga lainnya terkena dampak gas air mata.
Para saksi mata melaporkan peristiwa kericuhan tersebut berawal saat tentara Israel mendatangi makam Nabi Yusuf untuk melindungi para pemukim Yahudi yang akan melakukan upacara ritual di sana.
Situs keagamaan itu, yang disebut Yahudi sebagai "Makam Yusuf", telah lama menjadi pemantik kekerasan.
Umat Yahudi percaya itu adalah tempat pemakaman Nabi Yusuf dalam Alkitab, namun umat Muslim mengatakan itu adalah makam seorang ulama Islam - Sheikh Yussef Dawiqat – yang berasal dari dua abad lalu.
Makam Nabi Yusuf, merupakan kawasan yang disucikan, baik Muslim, Yahudi, Kristen.
Militer Israel melarang Muslim untuk beribadah di kawasan tersebut, namun membolehkan orang-orang Yahudi mengunjunginya
Orang-orang Yahudi ultra-ortodoks dan nasionalis secara intens mengunjungi kawasan tersebut meski tanpa persetujuan.