Iqbal Musyaffa
08 Mei 2020•Update: 11 Mei 2020
Jakarta
Bank Indonesia mengatakan nilai tukar rupiah masih stabil dan cenderung menguat di bawah Rp15 ribu per dolar AS.
Hingga pukul 13.00 WIB, rupiah terpantau berada di level Rp14.920 setelah pagi tadi dibuka di level Rp15 ribu per dolar AS. Sementara pada hari Kamis kemarin ditutup di level Rp14.980.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan yield SBN 10 tahun pada hari ini stabil di posisi 8,06 persen yang jauh lebih tinggi dari yield US Treasury 10 tahun yang sebesar 0,641 persen.
“Premi CDS (Credit Default Swaps) Indonesia 5 tahun turun ke 204,05 basis poin per 7 Mei 2020 dari 210,08 bps per 1 Mei 2020,” ujar dia dalam keterangan resmi, Jumat.
Selanjutnya, terkait aliran modal asing di pasar keuangan domestik berdasarkan data transaksi tanggal 4 hingga 6 Mei 2020 terjadi jual neto sebesar Rp6,95 triliun, dengan jual neto di pasar saham sebesar Rp0,84 triliun, sementara di pasar SBN jual neto sebesar Rp6,11triliun.
“Kemudian Berdasarkan data setelmen 4-6 Mei 2020, aliran modal asing di pasar keuangan domestik terjadi jual neto Rp2,01 triliun dan selama 2020 (year to date), tercatat jual neto Rp162,18 triliun,” jelas Onny.