Iqbal Musyaffa
06 Mei 2020•Update: 08 Mei 2020
JAKARTA
Survei konsumen Bank Indonesia pada April 2020 mengindikasikan optimisme konsumen Indonesia terhadap kondisi ekonomi, melemah cukup dalam dari bulan sebelumnya.
Surutnya optimisme konsumen terlihat dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada April 2020 sebesar 84,8, turun dibandingkan dengan posisi 113,8 pada Maret 2020.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan melemahnya optimisme konsumen terutama disebabkan oleh menurunnya persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini, dengan penurunan terdalam pada indeks penghasilan saat ini dan ketersediaan lapangan kerja.
Indeks penghasilan saat ini pada April hanya sebesar 63,5 jauh di bawah posisi pada Maret yang sebesar 114. Begitupun dengan indeks ketersediaan lapangan kerja yang sebesar 41,2 dari posisi sebelumnya 86.
“Sementara di sisi ekspektasi, konsumen masih relatif optimistis terhadap perkiraan kondisi ekonomi pada 6 bulan mendatang meskipun tidak sekuat perkiraan bulan sebelumnya,” ujar Onny dalam keterangan resmi, Rabu.
Optimisme tersebut ditopang oleh perkiraan penghasilan yang meningkat dan kegiatan usaha yang kembali membaik pada 6 bulan mendatang, seiring dengan perkiraan telah meredanya pandemi Covid-19 di Indonesia.
Namun, indeks perkiraan penghasilan pada 6 bulan mendatang untuk bulan April turun menjadi 116,1 dari posisi Maret yang sebesar 138,2. Sementara indeks ekspektasi kegiatan usaha pada 6 bulan mendatang untuk bulan April sebesar 102,3 sementara pada Maret sebesar 126,2.
Pada indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja pada 6 bulan mendatang untuk bulan April melemah menjadi 102,1 dari posisi Maret 108,4.