Pizaro Gozali Idrus
12 Mei 2020•Update: 12 Mei 2020
JAKARTA
Filipina masih belum memutuskan untuk melakukan perpanjangan lockdown atau karantina wilayah untuk menahan penyebaran Covid-19, lansir Philstar pada Selasa.
Dalam pidato terkininya selama 48 menit, Duterte sama sekali tidak menyinggung isu perpanjangan lockdown.
Sebagian besar pidato yang direkam oleh Istana Malacanang menunjukkan Duterte membicarakan masalah-masalah lain, khususnya operasi militer melawan gerilyawan faksi komunis New People's Army.
“Keputusan tentang karantina masyarakat seharusnya diputuskan tadi malam,” tulis Philstar.
Juru bicara Malacangan, Harry Roque, hanya berterima kasih kepada sektor swasta atas bantuan mereka selama krisis kesehatan.
April lalu, Duterte memutuskan memperpanjang lockdown di Ibu Kota Manila dan setengah dari pulau Luzon hingga 15 Mei mendatang, untuk memperlambat penyebaran virus korona.
"Kita semua berisiko. Jangan meningkatkan peluang terkena (virus)," kata Duterte.
Hingga kini, Kementerian Kesehatan Filipina mencatat lebih dari 11.000 kasus Covid-19 dengan 726 kematian. Sementara hampir 2000 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19