Dwi Nur Arry Andhika Muchtar
18 Februari 2018•Update: 19 Februari 2018
Enes Kaplan
ANKARA Turki
Sebanyak 1.614 teroris PYD/PKK dan Daesh telah “dinetralisasikan” sejak dimulainya Operasi Ranting Zaitun di Afrin, ungkap Staff Umum Turki dalam sebuah pernyataan pada Minggu.
Pemerintah Turki sering menggunakan istilah “dinetralisasikan” dalam pernyataan mereka untuk menandakan teroris yang bersangkutan menyerah atau terbunuh atau tertangkap.
Turki pada 20 Januari lalu meluncurkan Operasi Ranting Zaitun untuk membasmi teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin, Suriah.
Staf Umum Turki menyatakan bahwa operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut, juga untuk melindungi masyarakat Suriah dari tekanan dan kekejaman teroris.
Operasi ini dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak untuk membela diri di bawah Piagam PBB, dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah, kata pernyataan tersebut.
Pihak militer juga memastikan bahwa "sangat penting" supaya operasi tidak membahayakan warga sipil.