Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Agustus 2018•Update: 03 Agustus 2018
Alex Jensen
SEOUL
Sehari setelah Korea Selatan mencetak rekor suhu terpanasnya, warga Seoul terbangun dengan suhu yang lebih panas pada Kamis.
Menurut Badan Meteorologi Korea, suhu di Hongcheon, Provinsi Gangwon, mencapai 40,3 derajat Celcius (105 derajat Fahrenheit) pada Rabu pukul 14.20 waktu setempat, sementara media lokal mengatakan suhu meningkat sebanyak 10 derajat dari suhu normal tahun ini, yakni mencapai 41 derajat Celcius.
Terakhir, Korea Selatan pernah mencapai suhu tertinggi 40 derajat Celcius pada 1 Agustus 1942.
Korea Selatan mencatat rekor cuaca terpanasnya sejak awal 1900-an. Musim panas kali ini juga terbilang ekstrem karena durasi musim hujan yang biasanya terjadi selama 16 hari kini hanya berlangsung setengahnya saja.
Secara resmi, temperatur Seoul pada hari Rabu tercatat 39,6 derajat Celcius (103 derajat Fahrenheit). Ini merupakan rekor setelah pada 1994 lalu Seoul diserang gelombang panas 38,4 derajat Celcius.
Kota ini mencatat suhu pagi hari mencapai 30,3 derajat Celcius pada Rabu pukul 06.30 waktu setempat, memicu spekulasi bahwa sejarah akan kembali terulang.
Otoritas lokal telah mengeluarkan peringatan mengenai risiko kesehatan yang bisa menimpa masyarakat, terlebih karena ribuan warga telah menderita akibat sengatan panas disertai kelembaban yang berkepanjangan.
Menurut Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit Korsel, hingga 30 Juli sudah 28 orang meninggal dunia akibat gelombang panas di musim panas ini.